Beranda / Pelatihan / Industrial / TRAINING PLC OPERATION PROGRAMING TROUBLESHOOTING
Industrial

TRAINING PLC OPERATION PROGRAMING TROUBLESHOOTING

Gangguan pada sistem PLC dapat menyebabkan machine downtime, production stoppage, control failure, communication error, hingga kerusakan pada peralatan yang dikendalikan. Permasalahan dapat berasal dari program, input/output module, sensor, actuator, power supply, communication network, konfigurasi controller, maupun kesalahan pada wiring.

2 views
TRAINING PLC OPERATION PROGRAMING TROUBLESHOOTING

Latar Belakang

Perkembangan industri menuju otomatisasi dan sistem produksi yang semakin terintegrasi membuat Programmable Logic Controller (PLC) menjadi salah satu teknologi penting dalam pengendalian mesin dan proses industri. PLC digunakan secara luas pada berbagai sektor seperti manufaktur, otomotif, food and beverage, packaging, oil and gas, mining, power plant, water treatment, hingga building automation.

PLC berfungsi sebagai sistem kontrol yang menerima input dari sensor dan perangkat lapangan, memproses logika program, kemudian memberikan output kepada actuator, motor, valve, conveyor, maupun peralatan lainnya. Keandalan sistem PLC sangat berpengaruh terhadap kontinuitas proses produksi dan performa peralatan.

Oleh karena itu, personel yang menangani sistem otomasi perlu memiliki pemahaman tidak hanya mengenai pengoperasian PLC, tetapi juga programming, logic control, hardware configuration, input/output, communication, monitoring, diagnostics, dan teknik troubleshooting.

Training PLC Operation Programming Troubleshooting dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengoperasian, pemrograman, monitoring, dan troubleshooting PLC. Peserta akan mempelajari PLC architecture, programming logic, ladder diagram, digital dan analog I/O, timer, counter, function block, communication, diagnostic tools, hingga metode troubleshooting sistem kontrol.

Melalui kombinasi teori, studi kasus, simulasi, latihan programming, dan workshop troubleshooting, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam mengoperasikan dan menangani sistem PLC secara sistematis, aman, efektif, dan efisien.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar PLC dan industrial automation.
  • Memahami arsitektur dan komponen PLC.
  • Memahami fungsi CPU, memory, power supply, dan I/O module.
  • Memahami prinsip kerja PLC.
  • Memahami digital input dan digital output.
  • Memahami analog input dan analog output.
  • Memahami PLC programming fundamentals.
  • Memahami ladder diagram.
  • Memahami timer dan counter.
  • Memahami logic instruction.
  • Memahami sequence control.
  • Membuat program PLC sederhana.
  • Melakukan monitoring program PLC.
  • Memahami PLC hardware configuration.
  • Memahami PLC communication.
  • Melakukan diagnostic terhadap sistem PLC.
  • Mengidentifikasi penyebab gangguan PLC.
  • Melakukan troubleshooting hardware dan software.
  • Menganalisis error dan alarm PLC.
  • Menyusun strategi preventive maintenance sistem PLC.

Peserta yang Direkomendasikan

Pelatihan ini dirancang bagi para profesional yang terlibat dalam sistem kontrol, otomasi, maintenance, dan operasi peralatan industri, antara lain:

PLC Programmer:
Yang bertanggung jawab terhadap pengembangan, modifikasi, dan pemeliharaan program PLC.

Automation Engineer:
Yang menangani desain, integrasi, commissioning, dan pengembangan sistem otomasi.

Control Engineer:
Yang menangani sistem kontrol, logic, instrumentation, dan automation system.

Instrumentation Engineer:
Yang menangani sensor, transmitter, actuator, PLC, dan sistem instrumentasi.

Electrical Engineer:
Yang menangani sistem kelistrikan dan control panel yang terintegrasi dengan PLC.

Maintenance Engineer:
Yang bertanggung jawab terhadap reliability dan troubleshooting sistem kontrol.

Electrical Technician:
Yang melakukan inspeksi, perawatan, wiring, dan troubleshooting peralatan PLC.

Instrumentation Technician:
Yang menangani perangkat instrumentasi dan integrasinya dengan PLC.

Automation Technician:
Yang melakukan operasi, maintenance, troubleshooting, dan perbaikan sistem otomasi.

Control Room Operator:
Yang melakukan monitoring dan pengoperasian proses melalui PLC, HMI, atau SCADA.

Production Engineer:
Yang membutuhkan pemahaman PLC untuk mendukung kontinuitas dan efisiensi proses produksi.

Maintenance Supervisor:
Yang mengawasi kegiatan pemeliharaan dan troubleshooting sistem otomasi.

Commissioning Engineer:
Yang terlibat dalam testing, commissioning, dan start-up sistem kontrol.

HSE/K3 Personnel:
Yang membutuhkan pemahaman dasar sistem kontrol dan keselamatan dalam pekerjaan electrical dan automation.

Metode Training

Pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif dan aplikatif melalui:

Interactive Presentation:
Pemaparan konsep PLC, architecture, operation, programming, I/O, communication, HMI, dan troubleshooting.

Programming Workshop:
Latihan membuat program PLC menggunakan ladder diagram, timer, counter, logic, interlock, dan sequence control.

PLC Simulation:
Simulasi pengoperasian dan monitoring PLC serta pengujian berbagai logic control.

Troubleshooting Workshop:
Latihan mengidentifikasi gangguan pada PLC, I/O, sensor, actuator, communication, wiring, dan program.

Diagnostic Exercise:
Latihan menggunakan diagnostic tools, online monitoring, I/O status, alarm history, dan error log untuk menemukan sumber masalah.

HMI Integration Exercise:
Latihan memahami hubungan PLC dengan HMI dan melakukan monitoring parameter serta alarm.

Case Study & Group Discussion:
Analisis kasus downtime akibat PLC fault dan penyusunan strategi corrective maupun preventive action.

Durasi

Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan maupun institusi.

Lokasi Pelatihan

Pelatihan tersedia dalam format:

  • Online Training
  • Offline Training
  • In House Training

dengan lokasi pelaksanaan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, serta kota-kota lainnya di Indonesia.

Penutup

PLC merupakan salah satu komponen penting dalam sistem otomasi industri yang berperan dalam mengendalikan mesin dan proses secara otomatis. Keandalan PLC sangat berpengaruh terhadap kontinuitas produksi, keselamatan, kualitas, dan efisiensi operasional.

Melalui Training PLC Operation Programming Troubleshooting, peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai PLC Fundamentals, Hardware, I/O System, PLC Operation, Ladder Programming, Timer & Counter, Analog Control, Communication, HMI/SCADA Integration, Troubleshooting, hingga Preventive Maintenance.

Dengan kompetensi tersebut, peserta diharapkan mampu mengoperasikan PLC, memahami dan membuat program dasar, melakukan monitoring, mengidentifikasi gangguan, menggunakan metode diagnostic, melakukan troubleshooting, serta membantu menjaga keandalan sistem otomasi industri.

Segera daftarkan perwakilan PLC Programmer, Automation Engineer, Control Engineer, Instrumentation Engineer, Electrical Engineer, Maintenance Engineer, Electrical Technician, Instrumentation Technician, Automation Technician, Control Room Operator, Production Engineer, Maintenance Supervisor, maupun Commissioning Engineer di organisasi Anda untuk mengikuti pelatihan ini. Untuk informasi pendaftaran, penawaran harga khusus perusahaan, atau permintaan program In-House Training, silakan menghubungi tim layanan pelanggan PAJON Training & Consulting.

 

Form Pendaftaran

Belum ada jadwal tersedia. Anda tetap bisa mendaftar dan kami akan menghubungi Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui syarat dan ketentuan kami

Tanya via WhatsApp
Kategori: Industrial
Sertifikat resmi diberikan

Bagikan:

WA LinkedIn