Beranda / Pelatihan / Pertambangan / Training Underground Mining Operation
Pertambangan

Training Underground Mining Operation

Risiko yang dihadapi dalam kegiatan pertambangan bawah tanah juga sangat beragam, seperti ketidakstabilan batuan, runtuhan batuan, paparan gas berbahaya, kekurangan oksigen, kebakaran bawah tanah, ledakan, air masuk ke area tambang, serta risiko yang berkaitan dengan penggunaan alat dan kendaraan bawah tanah. Oleh karena itu, penerapan sistem keselamatan, pengendalian kondisi lingkungan kerja, dan monitoring operasional menjadi aspek yang sangat penting.

2 views
Training Underground Mining Operation

Latar Belakang

Pertambangan bawah tanah (Underground Mining Operation) merupakan salah satu metode penambangan yang digunakan untuk mengekstraksi endapan mineral yang berada pada kedalaman tertentu di bawah permukaan bumi. Berbeda dengan pertambangan terbuka, kegiatan penambangan bawah tanah memiliki tingkat kompleksitas dan risiko operasional yang lebih tinggi karena seluruh aktivitas produksi dilakukan di lingkungan bawah permukaan dengan kondisi ruang yang terbatas, akses yang kompleks, serta dipengaruhi oleh kondisi geologi dan geoteknik.

Kegiatan underground mining melibatkan berbagai tahapan yang saling terintegrasi, mulai dari pembangunan akses tambang, development, excavation, drilling, blasting, mucking, hauling, ore handling, hingga pengelolaan ventilasi, drainase, ground support, dan sistem keselamatan. Setiap tahapan membutuhkan perencanaan dan pengendalian yang baik untuk memastikan kegiatan produksi dapat berlangsung secara aman, efektif, dan efisien.

Risiko yang dihadapi dalam kegiatan pertambangan bawah tanah juga sangat beragam, seperti ketidakstabilan batuan, runtuhan batuan, paparan gas berbahaya, kekurangan oksigen, kebakaran bawah tanah, ledakan, air masuk ke area tambang, serta risiko yang berkaitan dengan penggunaan alat dan kendaraan bawah tanah. Oleh karena itu, penerapan sistem keselamatan, pengendalian kondisi lingkungan kerja, dan monitoring operasional menjadi aspek yang sangat penting.

Training Underground Mining Operation dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip dan praktik operasional pertambangan bawah tanah. Peserta akan mempelajari berbagai metode underground mining, tahapan mine development, drilling dan blasting, ground support, ore extraction, mucking dan hauling, ventilation, dewatering, hingga aspek keselamatan dan pengelolaan lingkungan tambang bawah tanah.

Melalui kombinasi teori, studi kasus, diskusi, dan latihan praktis, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai seluruh rangkaian operasi underground mining. Dengan pemahaman yang baik, peserta dapat lebih mampu mengidentifikasi potensi risiko, memahami faktor yang memengaruhi produktivitas, serta mendukung penerapan operasi tambang bawah tanah yang aman, produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar dan ruang lingkup Underground Mining Operation.
  • Memahami karakteristik dan tantangan operasional pertambangan bawah tanah.
  • Memahami berbagai metode penambangan bawah tanah.
  • Memahami tahapan mine development dan underground access.
  • Memahami prinsip dasar underground drilling dan blasting.
  • Memahami kegiatan mucking, loading, dan hauling bawah tanah.
  • Memahami prinsip ground support dan ground control.
  • Memahami sistem ventilasi dalam tambang bawah tanah.
  • Memahami sistem dewatering dan pengelolaan air tambang.
  • Memahami penggunaan dan pengelolaan alat serta kendaraan bawah tanah.
  • Memahami prinsip pengendalian produksi dan produktivitas underground mining.
  • Mengidentifikasi berbagai potensi bahaya dalam operasi tambang bawah tanah.
  • Memahami penerapan keselamatan kerja dan emergency response.
  • Memahami prinsip pengelolaan lingkungan dalam kegiatan underground mining.
  • Meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisis dan troubleshooting terhadap permasalahan operasional tambang bawah tanah.

Peserta yang Direkomendasikan

Pelatihan ini dirancang bagi para profesional dan praktisi yang terlibat dalam kegiatan operasional pertambangan bawah tanah, di antaranya:

Mining Engineers & Underground Mining Engineers:
Yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan operasional underground mining.

Production Engineers & Supervisors:
Yang terlibat dalam pengendalian produksi, pencapaian target, monitoring produktivitas, dan evaluasi kinerja operasi tambang bawah tanah.

Underground Mining Operators:
Yang terlibat langsung dalam kegiatan drilling, loading, mucking, hauling, dan aktivitas produksi bawah tanah lainnya.

Mine Development Professionals:
Yang bertanggung jawab terhadap pembangunan akses dan pengembangan area kerja tambang bawah tanah.

Geotechnical Engineers & Ground Control Professionals:
Yang terlibat dalam evaluasi kondisi massa batuan, kestabilan area kerja, desain ground support, dan pengendalian risiko geoteknik.

Ventilation Engineers & Mine Environment Professionals:
Yang bertanggung jawab terhadap sistem ventilasi, kualitas udara, pengendalian gas, debu, temperatur, dan kondisi lingkungan kerja bawah tanah.

Equipment & Maintenance Professionals:
Yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan, keandalan, pemeliharaan, dan produktivitas peralatan tambang bawah tanah.

HSE Professionals:
Yang bertanggung jawab terhadap penerapan keselamatan kerja, identifikasi bahaya, pengendalian risiko, dan emergency response.

Mine Planning Professionals:
Yang membutuhkan pemahaman mengenai hubungan antara underground mine plan, production schedule, dan pelaksanaan operasi di lapangan.

Mahasiswa dan Fresh Graduate:
Dari bidang Teknik Pertambangan, Geologi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, dan bidang terkait yang ingin memahami kegiatan operasional pertambangan bawah tanah.

Metode Training

Pelatihan menerapkan metode pembelajaran interaktif dan berbasis praktik dengan pendekatan:

Interactive Presentation:
Pemaparan konsep dan prinsip Underground Mining Operation dengan contoh penerapan pada berbagai metode pertambangan bawah tanah.

Case Study:
Analisis studi kasus mengenai pemilihan metode tambang, mine development, drilling dan blasting, ground support, ventilation, serta kegiatan produksi.

Operational Analysis:
Peserta mempelajari dan menganalisis siklus kegiatan underground mining mulai dari development, drilling, blasting, mucking, hauling, hingga ore handling.

Practical Exercise:
Latihan sederhana mengenai cycle time, equipment productivity, production capacity, dan evaluasi kinerja operasi underground mining.

Group Discussion:
Diskusi kelompok mengenai permasalahan operasional dan keselamatan yang umum terjadi dalam kegiatan pertambangan bawah tanah.

Workshop & Evaluation:
Peserta melakukan analisis studi kasus underground mining dan menyusun rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas, keselamatan, dan efisiensi operasi.

Durasi

Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kompetensi peserta dari perusahaan/institusi.

Lokasi Pelatihan

Pelatihan tersedia dalam format:

  • Online Training
  • Offline Training
  • In House Training

dengan lokasi pelaksanaan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, dan kota lainnya.

Penutup

Operasi pertambangan bawah tanah memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi karena seluruh kegiatan produksi dilakukan di lingkungan bawah permukaan dengan kondisi ruang yang terbatas serta dipengaruhi oleh faktor geologi, geoteknik, ventilasi, dan kondisi lingkungan kerja. Oleh karena itu, pengelolaan kegiatan underground mining membutuhkan kompetensi teknis dan operasional yang baik.

Melalui Training Underground Mining Operation, peserta akan mendapatkan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai berbagai tahapan kegiatan pertambangan bawah tanah, mulai dari pemilihan metode penambangan, mine development, drilling dan blasting, mucking dan hauling, ground support, ventilation, dewatering, hingga pengendalian produksi dan keselamatan kerja.

Dengan kompetensi tersebut, peserta diharapkan mampu memahami hubungan antara berbagai aktivitas underground mining, mengidentifikasi potensi bahaya dan permasalahan operasional, serta mendukung penerapan strategi peningkatan produktivitas dan keselamatan. Pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung operasi tambang bawah tanah yang aman, efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Segera daftarkan perwakilan tim Underground Mining, Mining Engineering, Mine Development, Production, Geotechnical, Ground Control, Ventilation, Equipment, Maintenance, HSE, Mine Planning, maupun Management Anda untuk mengikuti pelatihan ini. Untuk informasi pendaftaran, penawaran harga khusus instansi, atau permintaan program In-House Training, silakan hubungi tim narahubung layanan pelanggan PAJON Training & Consulting.

Form Pendaftaran

Belum ada jadwal tersedia. Anda tetap bisa mendaftar dan kami akan menghubungi Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui syarat dan ketentuan kami

Tanya via WhatsApp
Kategori: Pertambangan
Sertifikat resmi diberikan

Bagikan:

WA LinkedIn